JALAN TANAH NOLO NOMOR 49, TAWAELI, PALU UTARA
(0451)491033

Penerimaan Bea Cukai Manokwari Lampaui Target

Di publish pada 12-06-2025 13:40:37

Penerimaan Bea Cukai Manokwari Lampaui Target
Penerimaan Bea Cukai Manokwari Lampaui Target

Tentu, sebagai admin website, ini adalah resume 1 paragraf yang lebih panjang, padat, dan informatif untuk menjadi paragraf pembuka artikel Anda: **Opsi 1 (Formal dan Lengkap):** Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Manokwari mencatatkan kinerja gemilang dengan realisasi penerimaan negara yang melampaui target tahun 2021 secara signifikan. Hingga akhir Oktober 2021, kantor bea cukai di Papua Barat ini berhasil mengumpulkan penerimaan sebesar Rp8,756 miliar, atau mencapai 251,7% dari target yang hanya ditetapkan sebesar Rp3,478 miliar. Menurut Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai, Encep Kuswoyo, lonjakan ini merupakan sebuah pencapaian luar biasa yang juga didukung oleh peningkatan devisa ekspor yang kini mencapai 19,488 juta USD, naik dari 16,225 juta USD pada periode yang sama tahun sebelumnya. **Opsi 2 (Lebih Ringkas dan To the Point):** Kinerja luar biasa ditunjukkan oleh Kantor Bea Cukai Manokwari yang berhasil melampaui target penerimaan tahun 2021 dengan selisih yang sangat besar. Tercatat hingga akhir Oktober 2021, penerimaan telah menembus angka Rp8,756 miliar, jauh melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp3,478 miliar. Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai, Encep Kuswoyo, menyatakan bahwa lonjakan signifikan ini juga diiringi dengan kinerja positif di sektor ekspor, di mana devisa yang tercatat meningkat menjadi 19,488 juta USD dibandingkan tahun lalu.

Pencapaian Gemilang: Penerimaan KPPBC TMP C Manokwari Lampaui Target Tahunan

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Manokwari, Papua Barat, berhasil mencatatkan kinerja penerimaan yang luar biasa pada tahun 2021. Hingga akhir Oktober 2021, total penerimaan yang berhasil dikumpulkan telah mencapai Rp 8,756 miliar. Angka ini secara signifikan melampaui target yang telah ditetapkan untuk keseluruhan tahun 2021, yaitu sebesar Rp 3,478 miliar. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi dan efektivitas pengawasan yang positif di wilayah Manokwari.

Detail Capaian Penerimaan yang Signifikan

Keberhasilan ini menandai pencapaian target sebesar 251,7% hanya dalam sepuluh bulan. Lonjakan penerimaan yang drastis ini menjadi bukti nyata adanya peningkatan aktivitas kepabeanan dan cukai di wilayah kerja KPPBC Manokwari. Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai, Encep Kuswoyo, mengonfirmasi pencapaian yang membanggakan ini.

"Penerimaan Kantor Bea Cukai Manokwari memang mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Ini adalah hasil kerja keras bersama serta peningkatan aktivitas ekonomi, terutama dari sektor ekspor yang terus menggeliat," ujar Encep Kuswoyo.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi catatan positif bagi institusi, tetapi juga memberikan sinyal kuat akan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi regional pasca-pandemi yang mulai terasa dampaknya.

Faktor Pendorong Lonjakan Penerimaan

Beberapa faktor kunci diidentifikasi sebagai pendorong utama di balik melesatnya angka penerimaan ini. Analisis menunjukkan bahwa kontribusi terbesar datang dari peningkatan nilai ekspor dan optimalisasi penerimaan dari bea masuk. Berikut adalah rinciannya:

  • Peningkatan Devisa Ekspor: Kantor Bea Cukai Manokwari mencatat nilai devisa ekspor hingga akhir Oktober 2021 mencapai 19,488 juta USD. Angka ini menunjukkan kenaikan yang sehat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang hanya sebesar 16,225 juta USD. Peningkatan ini didominasi oleh ekspor komoditas unggulan daerah.
  • Optimalisasi Bea Masuk: Selain dari ekspor, penerimaan juga ditopang oleh bea masuk dari kegiatan impor barang modal dan barang konsumsi yang meningkat seiring dengan geliat proyek pembangunan dan aktivitas bisnis di Manokwari.
  • Peningkatan Kepatuhan Pengguna Jasa: Upaya sosialisasi dan peningkatan efisiensi pelayanan yang dilakukan oleh KPPBC Manokwari turut mendorong tingkat kepatuhan para importir dan eksportir, sehingga potensi penerimaan negara dapat dimaksimalkan.

Dampak Positif bagi Perekonomian Regional

Capaian impresif ini membawa dampak berganda yang positif. Penerimaan yang melampaui target ini secara langsung memberikan kontribusi signifikan bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang menjadi modal utama pembangunan nasional. Di tingkat regional, meningkatnya aktivitas ekspor berarti terbukanya lapangan kerja yang lebih luas serta memberdayakan para pelaku usaha dan produsen lokal di Papua Barat.

Komoditas Ekspor Utama

Peningkatan devisa ekspor didukung oleh komoditas dari sektor perikanan dan hasil hutan non-kayu.

Kontribusi pada APBN

Setiap rupiah yang terkumpul menjadi bagian penting untuk membiayai program-program pemerintah.

#beacukai #beacukaimakinbaik


Isikan nama, email dan komentar Anda

Highlight Kantor Kami

Website Pangsarop Pantoloan